jlithenk
B2W yang menawan
Ibarat seorang gadis yang menginjak usia remaja, cantik dan menawan, lincah sumringah bukan genit, bersolek dan berteman dalam canda nan riang, maka tidaklah heran bila setiap orang yang berpapasan akan menengok memperhatikan, kagum, tertarik bahkan bila ada yang terpikat adalah wajar karena terpesona akan kecantikan dan ke-elokannya. Namun demikian, ada yang merasa cemas, tiada lain adalah orang tuanya. Kecemasan dan kekhawatiran yang wajar dalam era peradaban yang demikian bebas dan liar tanpa kendali, tanpa tatanan kesopanan ketimuran yang telah diabaikan bahkan pada tempat dan saat yang disakralkan, sudah terabaikan.
Demikian pula hal dengan sekelompok orang2 yang bergabung dan membentuk komunitas B2W, setelah melalui usia balita yang kini beranjak pada se-usia remaja, sudah se-nusantara, dalam tatanan pergaulan kota hingga ke desa. Menjadi bintang dan idola khususnya dalam dunia persepedaan. Bak seorang pinalis pemenang “indonesia idol”, khalayak mengelukannya, ada kelompok ingin mensponsorinya, ada indipidu yang ingin jadi menejernya, tak kurang pula indipidu yang ingin “tenar” dengan tanda tangan menempel di-kendaraan dan bajunya, B2W. Tak ketinggalan “pak lurah” ingin tanda tangannya terpampang digerbang masuk kampungnnya.
Penggambaran antara gadis elok yang beranjak remaja dan B2W walau tidak mirip bisa dikata adanya kesamaan situasional dan kondisional, harus disikapi dengan hati2 dan bijak oleh “orang tua”-nya, agar masa depan B2W tidak salah arah.
Jlithenk.
Tag: Umum


79.90
4.90
