GIPSYPEMALANG
BARU 1,5 %

JAKARTA,KOMPAS,com - Warga Ibu Kota Jakarta lebih sering menggunakan sepeda motor untuk bepergian dari pada moda angkutan lain. Dari 440 responden yang ditanya Indo Barometer, 62,1 persen lebih sering menggunakan sepeda motor. Sedangkan 21,2 persen angkutan umum, 12,1 persen responden menggunakan mobil pribadi, 1,5 persen responden menggunakan sepeda kayuh dan 3 persen responden menjawab tidak tahu.
Sementara bagi pengguna kendaraan pribadi, 50 persen responden mengaku agar tidak terjebak macet, 33,3 persen menghemat waktu dan biaya, dan 16,7 persen beralasan agar lebih santai dalam perjalanan. Hasil survei ini disampaikan Direktur Riset Indo Barometer M Yusuf Kosim, Minggu (27/5) di Jakarta.
Fakta ini menarik karena di Jakarta sudah ada angkutan publik seperti bus Transjakarta dan kereta rel listrik. Yayat Supriatna, pakar tata kota menilai keputusan warga Jakarta lebih sering menggunakan sepeda motor adalah jalan keluar terbaik menurut mereka. Sebab program pembangunan angkutan massal masih terengah-engah meski sudah ada payung hukumnya.
Payung hukum yang dimaksud Peraturan Gubernur Nomor 103 Tahun 2007 tentang Pola Transportasi Makro. Dalam ketentuan itu, seharusnya pembangunan koridor Transjakarta seluruhnya selesai pada tahun 2010. Namun sampai sekarang baru selesai koridor 11.
"Jangan salahkan warga memiih jalan keluar sendiri, sebab pemerintah tidak melaksanakan amanat aturan gubernur," kata Yayat Supriatna.
AYO LEBIH GIAT LAGI TEBAR VIRUS B2W !!!
Tag: Umum


1594.90
18.00
