Ronaldo SJ

Menarik +5 rating

Kenapa saya tidak setuju adanya jalur sepeda di jakarta (UNTUK SAAT INI)
 Ronaldo SJ04 Mei 2011, 08:2411 komentar di Kategori: Umum

Beberapa hari yang lalu saya membaca berita tentang rencana pembuatan Jalur sepeda di jakarta. Sebagai orang yang menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi utama saya senang dengan berita ini, tetapi untuk saat ini menurut saya jakarta belum membutuhkan jalur sepeda. Daripada membuat jalur sepeda lebih baik Pemda DKI memperbaiki trotoar yang ada baik dari sisi management-nya ataupun fisiknya, krn saat ini fungsi trotoar tidak optimal di karenakan perubahan fungsinya, misalnya saat ini trotoar di jakarta lebih banyak di gunakan sebagai tempat berjualan, lahan parkir, dan ada bagian trotoar yang di tanami pohon sehingga sangat menggangu pejalan kaki.Nah trotoar yang sudah aja saja tidak terurus, bagaimana dengan jalur sepeda.

Selain itu salah satu alasan mengapa banyak yg belum mau menggunakan sepeda untuk beraktifitas sehari-hari adalah polusi di jalanan jakarta yang sudah sangat parah. Jadi pemerintah DKI harus mampu membatasi jumlah kendaraan yang lalu-lalang di jalanan jakarta, atau memberlakukan aturan yang ketat mengenai emisi kendaraan beserta penegakan aturan tersebut.

Salah satu faktor penting menurut saya adalah harus adanya aturan mengenai keselamatan bersepeda. misalnya sepeda harus memilki rem (minimal rem depan/belakang), khan saat ini banyak berseliweran sepeda-sepeda tanpa rem, ataupun penggunaan lampu disepeda 

Dan yang paling penting menurut saya adalah aturan mengenai parkir sepeda di public building yang ada di jakarta serta keamanannya, buat apa ada jalur sepeda tapi susah nyari parkir, selain itu kalo sepeda kita hilang saat parkir bagimana ? khan saat ini belum ada asuransi buat sepeda.

Jadi  ketika jalur sepeda dibuat benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya, karena pembuatan jalur sepeda menggunakan uang dari pajak kita semua. 

 

Tag: Umum

 

Yang merating Note ini:


11 Komentar
pro kontra adalah jamak.

kalau sudah tersedia, yuk mari digunakan dan dirawat.
tingkatkan kesadaran, bahwa jalur sepeda adalah untuk sepeda bukan utk moda transportasi yg lain.... smile
mengelola sebuah kota (metropolitan) memang tidak mudah,..apalagi Jakarta banyak memiliki warga yang "ndlahom",..setuju dengan om bolank bahwa pro kontra itu "jamak", terlepas dari carut marutnya tata lalulintas, buat saya adanya jalur sepeda (walaupun pendek) itu penting,..setidaknya untuk menunjukkan bahwa di jakarta ada "pesepeda" yang memiliki hak dijalan...saya baru tidak setuju jika project jalur sepeda itu hanya untuk 'gagah-gagahan" sang penguasa saja, semoga tidak ya
@om ndlahom: klo omTeti ngurusi ajakan bersepeda aja yaaa... indahnya berselingkuh hahahahah
@Tekad Adiyono:
T yang satu lagi ajakin berisik di marii dong
kalau saya justru lebih suka dengan adanya bikelane. kebetulan di jalur gowes saya, MM2100, EJIP dan LippoCikarang ada bikelane. adanya bikelane memberi rasa lebih aman, walaupun masih berebut dengan motor dan angkot.
@bolank: Pro kontra itu menurut saya harus wajib jadi kita bisa melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang smile

@Nanuza: khan idealnya seperti itu, tapi kenyataan di lapangan yah lain lagi lah trotoar aja bisa jadi jalur motor, saya pernah liat foto di salah satu thread di kaskus dimana jalur sepeda yg mau di resmikan nanti , malah jadi tempat jualan dan parkir motor. Yang di perlukan saat ini selain kesadaran, diperlukan penegakan hukum yang tegas

@om ndlahom: mungkin untuk jarak pendek seperti saat ini memang perlu, selain sebagai sarana sosialisasi bisa jugi di gunakan sebagai "laboratorium" untuk jalur sepeda nantinya. Krn untuk jalur sepeda yang lebih "besar" di perlukan peraturan yg jelas, misalnya di belanda bersepeda malam tanpa lampu di denda 20 euro (ini terjadi terhadap teman saya ketika kami bersepeda malam-malam). Memang tidak mudah mengelola suatu kota besar seperti jakarta di tambah korupsi yang makin parah.

@irawan agung hidayat: Selama para pengguna jalan di jakarta tidak disiplin, tidak ada tempat yg aman di jalanan, yang bisa kita lakukan hanya berhati-hati
Mari kita lihat dari sudut pandang yang positif om, Pro-Kontra mah biasa.. yang pasti kita2 orang jangan sampe pesimisme apalagi apatis... (nyambung gag ya???)
Untuk pengelolaan infrastruktur pedestrian dan tata kota, ada baiknya Jakarta melakukan studi banding ke Surabaya, tidak perlu ke luar negeri...karena sejak 4 tahun terakhir bolak balik ke Surabaya, perubahan tata kota dan juga keindahan Kota Pahlawan tersebut sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan Jakarta tercinta ini...
Saya punya bikepath, karena udah ogah naik sepeda lewat jalan umum macetnya sangat menjijikan ha2...akhinya lewat jalur gang2 dan muter2 di sela2 jalan tikus kota Jakarta, sering kesasar tapi malah seneng serasa berpetualang daripada lewat jalan umum yg bau asap dan males liat wajah2 orang stress kena macet.
Ane nih yg udah ngerasain jalur sepeda di jakarta sewaktu B2H sehabis magrib, tepatnya di Jl. Melawai, baru separo perjalanan udah keluar jalur, soalnya jalur sepedanya udah penuh ama bajaj yg pada mangkal dan pedagang kaki lima.
Lakukan Login untuk memberikan komentar.