Joko Suryono

Penting +2 rating

Kopi dan Pesepeda
 Joko Suryono17 Desember 2010, 14:081 komentar di Kategori: Umum

 

Kali ini saya mau menyuguhkan informasi tentang hubungan antara kopi dan sepeda. Moga memberi manfaat baik untuk anda yang hobies ato atlit

Beberapa waktu lalu. Seorang ahli fisiologi, David Costill, memerbitkan penelitiannya yang merupakan riset panjang tetang pengaruh kopi terhadap performasi fisik pelari jarak jauh. Riset Costill ini secara garis besar mengatakan efek kopi memang menyebabkan inpresi yang positif, yang beberapa pengaruh pada kebugaran pelari. Dan, kopi adalah menu sehari-hari para pembalap sepeda.

Lance Amstrong pun, dalam wawancara dengan majalah Sport Ilustrated sebulan sebelum Tour de France 2005, yang menebalkannya sebagai satu-satunya pembalap yang mampu meraih jersey kuning Tour 7 tahun berturut-turut, mengakui bahwa secangkir kopi adalah menu yang harus diteguknya setiap kali bangun pagi.

Namun rumus bahwa kopi adalah bubuk ajaib penambah performance tubuh rupanya tak belaku bagi semua orang. Tidak semua lambung manusia kuat terhadap asam yang dikandung oleh biji kopi. Belum lagi kopi seduh sangat berpengaruh efeknya terhadap sitem syaraf pusat (Center Nervous System) pada otak manusia. Efek ini makin besar bersamaan degnan penambahannya dosis kopi yang di geguk. Lalu tubuh anda berada pada gejala-gejala kecanduan, sampai anda menenggak secangkir kopi lagi, agar kembali normal.

Untuk menghindari kecanduan, kebiasaan minum kopi mamang harus di atur hanya selama sebelum latihan atau belomba. Sebagian besar pembalap sepeda Road membatasi konsumsi kopi maksimal hanya sebotol coca-cola (sekitar 200  cc), itu pun masih dicampur dengan air putih. Yang di minum separoh terakhir pada perlombaan jarak jauh. Untuk lomba jarak pendek, biasanya kopi di tenggak setanggah jam sebelum balapan.

Mekanisme yang akurat tentang efek kopi memang masih belum begitu jelas. Tapi kemungkinan besar, kopi berhubungan dengan kenaikan level enzim tertentu di syaraf penghubung di otak (neourotransmitters) serta metabolisma dalam sirkulasi asam lemak tidak jenuh (free fatty acids).pengaruh kopi berbeda-beda pada semua orang.pada beberapa orang kopi hanya menyebabkan nervous, tekanan darah tinggi, dan asam lambung yang meningkat.secangkir kopi hitam buat mereka yang tidak biasa minum teratur, akan membuat tubuh “terjaga” sepanjang siang hingga larut malam, meninggalkan rasa grogi dan pikiran menggayut keesokan paginya, yang hanya bisa disembuhkan dengan meminum secangkir kopi.

Bagi anda yang meminum secangkir kopi hitam hanya sebagai pembuka bangun tidur-setelah itu wajib meminum beberapa cangkir kopi lagi-ya sudah pastilah anda pecandu.untuk pembalap sepeda ini baru masalah.karena kopi adalah deuretic yang dapat menyebabkan masalah besar pada kesehatan dan performance. Minuman berwarna hitam itu memacu penegeluaran air dari dalam tubuh, terutama lewat kencing. Jika asupan air tidak bertambah selama bersepeda, tubuh akan segera mengalami dehidrasi.

Keuntungan kopi ,yang paling utama adalah pengaruhnya terhadap metabolisme asam lemak tidak jenuh(free fatty acid).asam itu berguna untuk proses pembakaran yang memisahkan glikogen, glukosa, dan asam amino yang semuanya berfungsi untuk proses metabolisme sehingga bekerja lebih cepat.

Efek positif kopi dalam proses ini adalah bertambahnya glukosa untuk bekerjanya otot,atau dalam kata lain tingkatan gula  yang tinggi untuk waktu yang lebih panjang.ini mengapa kopi juga populer dikalangan pelajar; kadar glukosa dan level gula darah ayng tinggin juga membantu proses berfikir dalam otak.

Disamping berhubungan dengan performance dan kesehatan, tentu saja penggunaan kopi juga berhubungan dengan etika. Dalam balap sepeda aturan UCI seperti sudah disebut tadi menyatakan minum kopi 6 cangkir atau lebih dianggap sebagai doping. Weww,,,, Gawat juga tuh pas tes dopingg ...


Menyeruput Kopi Sambil Menggenjot

Banyak pesepeda yang takut mengkonsumsi kopi terutama karena efek diuretiknya. Diuretik adalah substansi yang mengurangi jumlah air dalam ginjal, ketika berproses membersihkan darah. Selian itu juga meindahkan air dalam darah dan otot ke kandung kemih.

Karena kekurangan air sekitar 2 persen saja dari kebutuhan tubuh bisa mempengaruhi performance, tentu saja kopi bisa berbahaya buat pesepeda. Tapi poin penting sesungguhnya, dalam latihan ringah sehari-hari efek dehidrasi dari kopi ini sebenarnya hampir-harmpir tak berarti. Yang jelas bagi banyak orang, kopi adalah pemicu energi (energi boost) dan membuat kewaspadaan semakin tinggi.

Efek utama kopi adalah membakar lembak, dimana tubuh anda tidak bisa lagi menampung asupan karbohidrat. Rata-rata, hanya 19 persen energi yang dihasilkan tubuh berasal dari lemak. Dengan kopi dalam tubuh anda, lemak yang terbakar bisa sekitar 40 persen dari energi yang dibutuhkan tubuh. Karenanya pecandu kopi cenderung bertubuh langsing.

Terdengar seolah kopi adalah menu diet yang menarik? Tapi yang terpenting, tubuh anda mempunyai sekitar 70 ribu kalori yang berputar terus bersama darah, tapi karbohidrat yang bisa dicerna hanya sekitar 2000 hingga 3000 kalori. Ketika anda membakar sekitar 500 hingga 1000 sambil menggenjot sepeda dalah latihan berat satu jam, tubuh anda bisa mengambil cadangan energi dari kopi yang anda tenggak.
Yang juga penting, makanan berlemak mempunyai jumlah energi lebih banyak dari pada karbohidrat atau protein. Dengan kata lain, anda bisa menyulap tubuh dengan beribu kalori-hanya dengan makan sejumlah kecil makanan mengandung lemak dalam jumlah tinggi. Tapi camkan, makanan berlemak hanya wajib jika anda memang akan bersepeda jarak jauh atau touring.
Kopi adalah sumber utama caffein. Mochoccion, cafe au liat, atau espresso, mungkin lebih baik dikonsumsi karena salain caffein juga mengandung kadar susu untuk kebutuhan nutrisi tubuh dan energi.

 

Tag: Umum

 

Yang merating Note ini:


1 Komentar
semoga benar nih.... kopi emang nikmat om
Lakukan Login untuk memberikan komentar.