joko pranowo

Penting +25 rating

Pasar Rumput tempat sepeda murah, benarkah ?
 joko pranowo22 Desember 2010, 19:3911 komentar di Kategori: Umum

Setelah membaca Note om Cakyo di http://b2w-indonesia.or.id/bacanote/kisah_kembalinya_merida_coklat_yg_telah_di_g
ondol_maling
, tentang sepeda yang dicuri akhirnya berhasil ditemukan, dan pelakunya menjualnya ke pasar rumput sepertinya tidak terlalu mengherankan. Pasar Rumput yang dulu disebut sebagai surganya sepeda murah kini ditambah dengan julukan baru. tempat sepeda sepanyol alias separoh nyolong.

saya ingin share pengalaman dengan teman ketika hunting sepeda second murah ke pasar rumput. Dipasar Rumput ada penjual yang menjual sepeda di kios sepeda (toko) disini harga yang dipatok adalah harga standard, namun ada pula yang menjual di emperan (bukan toko) yang biasanya khusus menjual sepeda second, mungkin juga sepeda sepanyol tadi. Penjual emperan ini yang saya sambangi bersama teman.

kondisi sepeda yang dijual di emperan bervariasi, kebanyakan masih bagus bahkan ada yang terlihat masih baru. namun yang perlu diwaspadai adalah harga sepeda yang terkadang lebih mahal dari harga aslinya.  Sebuah sepeda yang saya tahu persis harga barunya di toko R***link seharga 1.5 juta , disana tawarkan dengan harga 2.5 juta-3 juta, sebuah harga yang fantastis untuk sebuah sepeda second. Saya dan teman sedikit terhenyak ketika mendengar harga ini. bagi anda yang tidak tahu harga biasanya akan menawar dengan setengah harga. Taruhlah menawar 1 juta-1.5 juta , dengan tarik ulur harga maka mungkin akan deal di kisaran 1.4 juta. hanya terpaut 100 ribu dari harga barunya.wogh..

Belum lagi mulut manis si penjual yang meyakinkan pembeli bahwa sepedanya high quality. saya melihat ada sebuah sepeda dengan shifter acera 7 speed dengan RD shimano tourney. Bisa saja sih pemilik sebelumnya mengupgrade shifter, namun bagi saya ini cukup mencurigakan. Ada seorang teman dari seorang rekan pernah membeli Seli di sana, yang ternyata lebih mahal dari harga resmi, ditambah  partnya sepertinya 'abal-abal' , terbukti beberapa partnya baru beberapa bulan sudah berkarat. 

Sepertinya penjual disini juga rata-rata setengah preman (maksudnya ada yang emosian pas jualan). bila anda sudah menawar namun tidak jadi membeli maka bisa saja anda terkena makian pedas dari si penjual. Bila ingin menawar lebih baik menawar dengan sopan dan tidak membandingkan, ada yang menawar begini " di toko aja harganya gak segini..." dijawab " ya udah elo beli aja ditoko gak usah kesini !" dan langsung ditinggal begitu saja oleh si penjual. tapi gak semua kok, jangan khawatir ada yang sopan juga, kalo dapet yang emosian yah lagi apes aja kali.

Jadi kalau mau dapat barang murah berkualitas dipasar rumput harus tahu kualitas barang dan harga resmi pasaran nya, kemudian harus berani nawar gila (gak apa nawar rendah asal sopan).plus lebih baik ajak teman yang mengerti tentang seluk beluk sepeda biar tidak kecewa nantinya. bolak balik lebih dari sekali gak masalah asal dapat barang bagus berkualitas dan murah... cuma yaa itu...waspada barang sepanyol...

CMIIW

note : pengalaman ini ketika menyambangi penjual non toko, biasanya berjualan di emperan atau di parkiran. tidak ada maksud untuk black campaign (menjelekkan) pasar rumput. karena dimanapun (tidak hanya dipasar rumput) asal bisa nawar dan tahu kualitas barang bisa dapat barang yang oke punya.

 

Tag: Umum

 

Yang merating Note ini:


11 Komentar
Informasi yang mencerahkan...jadi lebih waspada kalo mo beli sepeda. Thanks a lot, Mas Joko!
gara2 nila setitik hancur susu sebelanga.

ini nih kejadian untuk pasar rumput.
2 dari 3 sepeda yang pernah saya punya dibeli di pasar rumput. apakah kemahalan? tidak.
apakah hasil dari colongan? tidak.
saya belinya di toko sepeda.
kebetulan yang punya toko tetangga depan rumah.
jadinya saya yakin bahwa sepeda yang saya beli tidak kemahalan dan bukan barang hasil curian.

memang benar adanya bahwa ada penjual yang menjual dengan harga mahal (karena si pembeli gak tau harga pasaran) dan juga yang menjual barang curian.
gak semuanya seperti itu.
ada yang jualan dengan cara halal dan bersih serta sehat.
tinggal gmana kita (pembeli) menyikapinya dan menyeleksinya.
tolong dishare ciri-ciri penjual yang "halal" di pasar rumput, kemaren sempet pengen jualan accesories sepeda n rekomennya disuruh kulakan dipasar rumput, setelah tahu info ini jadi ragu lagi....
@ om bolank : maaf om ... tak ada maksud mendeskreditkan penjual pasar rumput. kemarin pun ketika hunting kami akhirnya memutuskan membeli aksesoris sepeda saja ke toko yang disana dan tidak jadi membeli sepeda fullbike di emperan. penyebab utama tidak jadi jadi membeli ialah kami bukanlah penawar ulung..
harga barang yang kami dapat di toko pun cukup bersaing kok...

@brod in : istilah penjual halal dan tidak sebenarnya tidak ada... yang ada pembeli yang cerdas dan tidak....
kalo saya suka bersabar nunggu bazar sepeda murah ala B2W atau pasar sepeda ala JPG (Jalur Pipa Gas ) BSD, rata2 barang bekas mereka, kondisi bagus dan emang layak di jual terus harga murahhh, maklum sama2 kenal anak2 sepeda he.... kalo namanya di pasar hukum jual beli kan sama2 sepakat ada harga boleh ambil barang incaran, nah kalo barang yg di taksir ternyata barang colongan ya itu di luar kuasa kita, intinya siapa sih mau beli barang kalo tahu itu barang colongan, yg di mau kan cari barang bekas harga murah karena orang jual butuh, kalo ingat berita2 di koran semua pasar ada aja kejadian orang2 nakal yg khusus jual barang curian, seperti pasar sapi, pasar onderdil mobil, motor dlsb... pokoknya tetep berdoa engga ke tepu he2..
sekedar share aja waktu lagi nyari united miami suspension di jatinegara sepeda miami baru dihargai 1,4jt karena ingin dapat harga terbaik saya ke pasar rumput kebetulan ada sekenya saya coba tanya sipenjual menghargai 2,6jt......kaget plus bingung mo nawar berapa,saran saya kalo ke pasar rumput usahakan beli ditoko sepeda jangan di emperan
@joko pranowo: @ om bolank : maaf om ... tak ada maksud mendeskreditkan penjual pasar rumput. kemarin pun ketika hunting kami akhirnya memutuskan membeli aksesoris sepeda saja ke toko yang disana dan tidak jadi membeli sepeda fullbike di emperan. penyebab utama tidak jadi jadi membeli ialah kami bukanlah penawar ulung..
harga barang yang kami dapat di toko pun cukup bersaing kok...

@brod in : istilah penjual halal dan tidak sebenarnya tidak ada... yang ada pembeli yang cerdas dan tidak....


no prob smile
hanya ingin menyeimbangkan saja..
pilihan tetap pada pembeli smile

@Fakhruddin : beli di toko, jgn di emperan. klo bisa muter aj dulu atau sudah tahu harga pasaran.
betul om, tergantung gmana kita menyikapinya, saya punya pengalaman dgn frame united dominate, di skitar depo/cibinong harga awal di 550 rb tp dipasar rumput harga awal di 750 rb ( blum nawar )..
sangat berguna infonya'
bener bgt Om..sy hampir beli sepeda d Ps Rumput..pasang harganya g*klL tp asal pintar nawar sih pasti dpt murah. sy wktu itu hampir jd cma ada feeling ga enak aja..ternyata benar d situ rata2 barang2 spanyolan.
ane lebih suka beli barang yg terjamin (mutu, harga, status kepemilikan) walaupun beda 100ribu. paling enak lagi jika sepeda tersebut memiliki msrp (banderol harga) sehingga beli di manapun harganya sama.
Lakukan Login untuk memberikan komentar.