Gurumilang

Menarik +3 rating

Polar watch, Jam Pengukur Detak jantung
 Gurumilang24 April 2011, 15:224 komentar di Kategori: Umum

dengan note ini saya mau berbagi pengalaman kepada teman teman tentang hubungan aktivitas bersepeda kita dengan detak jantung kita. saya menggunakan POLAR watch untuk mengukur detak jantung saya setiap saya bersepeda atau pun berolahraga sehingga saya tahu berapa intensitas daya tahan tubuh saya melawan kegiatan yang dilakukan. dibawah ini kutipan dari website www.polarusa.com. maaf belum ditranslate.

Getting the most out of your training doesn’t always mean working faster or harder. The best way to improving and seeing results is to train at the right intensity. With a Polar heart rate monitor, you can make sure you’re not over or under training, and make each session count. Use Polar as your wrist-based personal trainer, motivating you each and every time you train.

Calculate Your Maximum Heart Rate

220 - Your Age = Maximum heart rate.

For example, a 30 year old’s maximum heart rate = 220 - 30 = 190
Level 3 moderate range = 190 x 70-80% = 133-152b

semoga bermanfaat. mohon feedback.thanks

 

Tag: Umum , Ukur detak jantung , polar watch

 

Yang merating Note ini:


4 Komentar
Salam kenal om . .

Saya sempat mikir juga mau pake alat pengukur ini dan dipasang di sepeda saya yang saya pakai ke tempat kerja. Tapi trus mikir, nanti malah jadi kepikiran? hehehe, misalnya pada suatu ketika alat pengukur sudah menunjukan maximum heart rate, dan sudah mengatakan bahwa latihan kita sudah cukup. Lha tapi blom sampek kantor atau blom sampek rumah? Trus gimana? Ya kalau pake speda statis kita bisa berhenti kapan aja, tapi saat B2W atau B2H, mau ndak mau harus nyampek kan?

Ini yang bikin saya mikir dan akhirnya ya ga jadi pasang alat pengukur ini deh . . .
Pak Purnama, apabila detak jantung sudah mendekati / pada maksimum, saya kurangi saja beban gear dan perlambat kecepatannya. Tapi tetap gowes.
Dari awal saya juga tidak pakai, Bro Punta. namun setelah saya coba running 10K, temen bilang wajib pakai. Bener ! saat Sentul 10K, di km 5 saya mau tetap lari di tanjakan. Ternyata HRM sudah mencapai 100%, jadi saya perlambat dan jalan cepat. Setelah datar, lari dan saya selalu lihat HRM (di Jam Tangan saya) untuk memastikan tidak lebih dari 90%.

Untuk gowesser dan runner, musti wajib pakai sebelum terlambat. Gowesser di atas 20km atau suka sprint, musti pakai Bro ...
Mohon infonya dimana ada dijual polar watchnya pak?
Lakukan Login untuk memberikan komentar.