Andri Darmawan
RST First Air review (kecil2an nan sederhana)...
Dear Om dan Tante yg saya hormati, ijinkanlah saya membuat review kecil2an nan sederhana (lagi) ...
Review yang akan saya buat kali ini adalah untuk fork suspension RST First Air 100mm. Shock ini menggunakan air pressure spring (per udara), dengan fitur tambahan berupa rebound adjuster (pengatur cepat/lambatnya rebound) dan lockout (pengunci shock). Suspensi ini saya pasang di sepeda Polygon Axion 2.0.
Karena saya juga masih baru dalam hal air suspension, maka saya menuruti nasihat mekanik langganan saya. Air pressure diatur pada tekanan 110 psi. Dengan berat badan saya yang 75kg, maka ketika sepeda saya duduki dlm keadaan diam, suspensi turun sebanyak 10mm (sekitar 10%). Dan ketika sepeda saya gunakan secara normal, maka batang suspensi turun (rata-rata) paling banyak 40%. Kata sang mekanik, suspensinya jangan sampai turun terlalu banyak (sampai mentok) karena akan menyebabkan bagian dalamnya berbenturan dan cepat rusak.
Kemudian untuk pengaturan rebound, sementara ini saya setting pas di tengah2 saja, jika kurang tinggal disetting lagi. Jika setelan rebound saya setel mentok ke arah tanda tambah (+), maka jika suspensi ditekan akan kembali dengan cepat, efeknya sepeda agak mentul2, kalau dikayuh powerfull akan bobbing, kalau dijalanan jelek lebih nyaman, kestabilan agak goyang. Jika setelan rebound saya setel mentok ke arah tanda kurang (-), maka jika suspensi ditekan akan kembali dengan lambat, efeknya sepeda nggak mentul2, kalau dikayuh powerfull nggak bobbing, kalau dijalanan jelek kurang nyaman, kestabilan lebih mantab. Untuk rebound ini saya rasakan, jika disetting di tengah2 masih kurang mantab (efek kembalinya masih agak cepat). Jika setelah saya pakai beberapa saat masih seperti ini, setelannya akan saya tambah lagi.
Terakhir untuk fitur lockout. Fitur ini saya posisikan open untuk penggunaan sehari2. Saat pertama kali digunakan, efek lockout ini hampir tidak terasa (masih tetap mengayun seperti tanpa lockout). Tetapi setelah digunakan beberapa saat (dan hingga saat ini), baru lockout ini bekerja. Efeknya suspensi benar2 terkunci, bisa dikatakan tidak mengayun, hanya bergerak 5mm lalu berhenti sama sekali. Saya sangat puas dengan fitur lockout ini. Kata sang mekanik, hati2 dengan fitur lockout ini, jika menghajar lubang dgn keras dalam keadaan lockout closed, maka bisa merusak sistem lockout ini.
(Update review) Untuk fitur lockout di RST ini, ternyata ada baut kecil yang bisa disetting loh. Baut itu terletak di atas lockout, pas di tengah2. Kalau dikencangkan, maka jarak main putaran lockout hanya 90 derajat (dari arah jam 3 ke jam 12). Jika dikendorkan secukupnya, maka jarak main putaran lockout bisa 180 derajat (dari arah jam 6 ke jam 12). Ketika putaran lockout saya setting hanya bisa berputar 90 derajat, ketika dalam posisi open, saya merasakan shock masih agak keras. Tetapi ketika saya kendorkan sedikit dan putaran lockout saya setting kira2 bisa berputar 120 derajat, ketika dalam posisi open, saya merasakan shock menjadi lebih empuk. Dan settingan ini pas untuk saya. Jangan terlalu kendor setting bautnya, nanti kalo copot malah repot, secukupnya saja.
Nah berikut penilaian yang saya coba berikan (skala 0 - 5) :
1. Untuk value for money, saya berikan nilai 5/5. Dengan harga cukup rendah untuk ukuran fork suspensi air, saya bisa mendapatkan shock yang terasa mantab ketika dipakai ngebut di jalan mulus, melibas tanjakan, jumping polisi tidur, naik turun trotoar.
2. Untuk kualitas, belum banyak saya uji. Ketika saya pakai B2W, rasanya sangat mantab untuk menanjak dan di jalan aspal, berbeda dengan susp bawaan Axion 2.0 yaitu SR Suntour XCM. Tetapi jika di jalan jelek dan kena polisi tidur terasa agak keras (mungkin belum terbiasa). Untuk itu saya beri nilai 4/5
3. Untuk penampilan, saya sangat suka warnanya yang hitam dof. Sebelumnya saya akan membeli RST Titan Air, tetapi saya tidak suka warnanya yang hitam mengkilat, akhirnya saya pilih RST First Air. Saya beri nilai 5/5.
Kesimpulan akhir, suspensi ini saya beli untuk mengimbangi penggantian suspensi belakang, yang telah saya ganti dengan Rockshox Ario 3.2. Karena ketika melahap tanjakan, suspensi belakang sudah mantab, tetapi suspensi depan masih endut2an (kurang mantab dan tidak bisa disetel kekerasan maupun rebound nya). Sebelumnya saya ingin membeli SR Suntour Epicon Air, tetapi saran dari kawan2 saya, lebih baik RST Titan / First Air, karena lebih mantab dan lebih bandel (tidak cepat rusak kata mereka). Dan saya cukup puas dengan suspensi ini...
(update review) Saya baru membaca di web RST, bahwa RST First diperuntukkan menempuh medan XC. Kalau RST Titan untuk menempuh medan AM. Jadi secara tidak sengaja, saya telah memilih shock yang cocok utk medan saya, hehehehehe...
(update review 12/02/2011), tekanan angin dari 110 psi berkurang jadi 90 psi. Saatnya ditambah lagi pressurenya.
Semoga review sederhana saya ini berguna. Saya akan update review saya jika saya sudah mencoba suspensi ini lebih jauh lagi... ![]()
Tag: Umum , shock , fork , suspension
alangkah indahnya bila ada foto/gambarnya.
untuk kuartal 1 tahun 2011 gak akan upgrade sepeda (gak punya duit)
@Andri Darmawan: Foto sudah saya tambahkan om...
Bukan nggak punya duit om, tapi belum punya...
sip.. thx..
benul2..
belum punya duit
ini lockoutnya yg RL ato bkn om, bener ga klo yg lockout nya RL remote nya sering rusak..
klo bedanya RST First Air dengan RST First Platinum lebih ringan yg Platinum yah om, karena Castingnya sdh menggunakan Magnesium kan yah..?
kbetulan saya lg bingung mo pakai RST First Platinum atau SR Epicon.. ada yg bilang epicon lebih smooth.. ada review diantara kedua nya ga om..? soalnya harganya sama antara epicon dgn First Platinum..
RST first dan RST first platinum memang lebih ringan yg platinum. Keduanya sudah memakai bahan magnesium (lihat dari katalog 2011), tetapi first platinum sudah menggunakan teknologi OCR 2 (kalau first masih OCR). Dimana memungkinkan penggunaan jumlah oli shock yg lebih sedikit, sehingga bisa memangkas beban keseluruhan.
RST dengan Suntour memang karakternya lebih lembut Suntour, itu sgt terasa pada fork jenis spiral steel spring (pegas keong), bukan air spring (pegas udara). Pada jenis air spring, shock RST first terasa sangat lembut, dan itu bisa diatur dari compression setting (lockout setting) dan rebound setting. Untuk saya pribadi, karakter RST first ini masih agak terlalu lembut, mungkin saya juga belum menemukan setingan yg tepat sih.




527.90
58.90
