Iwan Setyo Wibowo
Sarasehan b2w-i Korwil Jateng-DIY 2012 @Jepara
Saat istirahat selesai gowes bareng teman-teman B2W Semarang di bulan Mei 2012, saya berbincang santai dengan om Tri, sang Ketua B2W Semarang. Salah satunya yang saya ingat adalah ajakan beliau kepada saya untuk ikut serta dalam Temu Korwil Jateng-DIY yang waktunya sekitar satu bulan kemudian. Ajakan ini saya tanggapi dengan dingin karena saya merasa tidak pantas mewakili Ungaran (Kabupaten Semarang) mengingat pengalaman saya bersepeda yang masih minim ditambah lagi saya adalah pendatang yang baru beberapa tahun saja tinggal di daerah ini.
Selang beberapa hari kemudian, om Tri mengirim SMS yang menegaskan keseriusan beliau mengajak saya ke Temu Korwil. Disusul e-mail berisi undangan resmi Temu Korwil Jateng-DIY yang direncanakan dilaksanakan di Jepara pada Sabtu-Minggu, 16 & 17 Juni 2012. Akhirnya saya-pun menanggapi dengan serius dengan menghubungi beberapa teman yang saya kenal gemar bersepeda dan adalah putra daerah Ambarawa dan Ungaran (dua kecamatan terbesar di kabupaten Semarang). Dua orang menyatakan bersedia bersama-sama saya berangkat ke Jepara yaitu om Agus dari Ambarawa dan om Feri dari Ungaran. Selain berasal dari dua daerah berbeda, Om Agus dan om Feri juga berasal dari dua komunitas yang berbeda aliran dalam bersepeda. Om Agus cenderung ke offroad sedangkan om feri adalah seorang roadbiker. Harapan saya dengan mengajak mereka yang berasal dari dua daerah dan aliran yang berbeda maka nantinya bike to work bisa lebih cepat dikenal dan menyebar secara lebih luas di kabupaten Semarang.
Pada H-2 kembali saya terima e-mail dari Om Tri yang isinya RunDown kegiatan Temu Korwil Jateng-DIY. Saya segera menyampaikan info ini ke Om Feri dan Om Agus. Namun ternyata Om Feri membatalkan keikutsertaanya ke Jepara karena harus menghadiri acara keluarga di Madiun sampai hari Sabtu. Pada hari H, Om Agus pun senada, tidak bisa ikut karena harus melayat tetangga sebelah rumahnya yang meninggal. Yah...akhirnya saya-pun harus berangkat ke Jepara sendirian.
Sabtu, 16 Juni 2012
Jam 07.00 WIB tepat saya sudah terengah-engah di atas sadel Jeng Meti menuju jalan raya Jogja-Semarang yang jaraknya sekitar 3 km dari rumah. Lima belas menit kemudian sampailah saya di jalan raya Jogja – Semarang tepat di depan Musium Palagan Ambarawa. Segera Jeng Meti saya tekuk-tekuk dan semenit kemudian kami berdua sudah berada di dalam bus AKAP menuju Semarang kemudian nyambung bus ke Jepara.
Singkat cerita jam 11.00 WIB, satu jam sebelum acara Temu Korwil dimulai saya sudah tiba di Jepara. Selanjutnya saya gowes 500-an meter menuju TKP yaitu Pantai Kartini, lebih tepatnya Hotel Samudera. Tidak sampai 15 menit saya telah tiba di TKP. Di sana telah hadir Om Andang (Ketua Harian B2W Jepara) beserta pasukannya (panitia sarasehan yang terdiri dari teman-teman B2W Jepara). Juga telah hadir Om Ndlahom, Om Bolang dan Om Gipsypemalang yang selama ini hanya saya kenal via web b2w-i. Om Gipsypemalang (si pemegang jaket kuning Facebike a.k.a pemegang rating tertinggi di web b2w-i) ternyata telah tiba di Jepara sejak Rabu malam 13 Juni 2012, secara gowes dari Pemalang (wuih...top...markotop).
Tak lama berselang setelah saya tiba di TKP, beberapa delegasi kemudian mulai berdatangan susul menyusul mulai dari delegasi Pati, Kudus, Blora, Semarang, Solo, Sragen dan terakhir delegasi Jogja yang datang bertiga secara gowes Jogja-Jepara (muantaff...).
Acara pertama adalah makan siang (hmmm...yummy....) dilanjutkan dengan sarasehan dengan tema Meningkatkan Kualitas Hidup dengan bersepeda bersama bike to work (CMIIY) yang presentasinya dibawakan secara atraktif oleh Om Ndlahom. Selesai presentasi dilanjutkan dengan diskusi kelompok hingga menjelang maghrib. Selanjutnya seluruh peserta dipersilakan untuk menuju kamar masing masing guna membersihkan diri untuk kemudian bersiap menuju Pendopo Kabupaten Jepara. Saya kebagian kamar nomor 01 bersama om Gipsypemalang, om Ferdi dan om David (B2W Jepara).
Selepas maghrib para peserta bersama-sama menuju Pendopo Kabupaten Jepara untuk ramah tamah dan makan malam bersama Bapak Bupati Jepara. Dilanjutkan dengan menyaksikan presentasi tentang potensi wisata kabupaten Jepara oleh Bp. Dwi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara yang juga adalah Ketua Umum B2W Jepara dan diakhiri dengan foto bersama. Selanjutnya para peserta kembali ke Hotel Samudera, Pantai Kartini untuk beristirahat
Minggu, 17 Juni 2012
Jam 06.00 WIB, selesai sarapan para peserta temu korwil segera meluncur dari Hotel menuju Pendopo Kabupaten Jepara untuk gowes bareng Bupati dan Muspida Jepara beserta seluruh komunitas sepeda Jepara. Namun sebelum acara gowes bareng, para peserta temu korwil diajak ke belakang pendopo guna menyaksikan pohon kantil yang konon ditanam Ibu Kartini dan saat ini tingginya sudah sepuluhan meter. Kemudian kami juga diajak ke beranda belakang pendopo yang dipenuhi dengan deretan bangku yang konon merupakan tempat Ibu Kartini mengajar para gadis Jepara. Selanjutnya kami masuk ke dalam bangunan pendopo dan masuk ke dalam ruangan kecil berukuran sekitar empat meter persegi tempat Ibu Kartini dipingit oleh Ayahandanya saat itu. Selesai touring kecil ke tempat-tempat bersejarah Ibu Kartini kami kemudian pergi ke depan pendopo bersiap untuk gowes bersama.
Dan bendera start-pun dikibarkan oleh Bapak Ahmad Marzuki, Bupati Jepara, maka kami bersama muspida dan ratusan pesepeda dari berbagai komunitas di Jepara memulai gowes menyusuri tempat-tempat wisata di Jepara. Tujuan pertama adalah pantai Tanjungawur, kemudian menuju GBK (Gelora Bumi Kartini) stadion sepakbola kebanggaan warga Jepara. Di Stadion GBK rombongan pegowes berhenti sejenak untuk regrouping sembari menikmati makanan kecil dan air mineral. Dari Stadion kami kemudian melanjutkan perjalanan ke desa MulyoHarjo, sentra kerajinan patung dari kayu. Di sepanjang jalan desa Mulyoharjo kami disuguhi pemandangan patung kayu beraneka rupa yang sungguh mempesona.
Destinasi berikutnya adalah Pantai Bandengan, pantai elok berpasir putih andalan Kabupaten Jepara. Disini kami berhenti cukup lama guna memuaskan hasrat narsis para goweser. Selesai ber-narsis ria barang tigapuluh menit kami kembali gowes menuju titik finish yaitu Pantai Kartini yang memiliki penyu raksasa terbesar di dunia.
Sampai Pantai Kartini jam sudah menunjukkan pukul 10.00 WIB. Segera kami menyerbu hidangan makan siang yang telah dipersiapkan oleh tuan rumah B2W Jepara. Selesai makan, acara dilanjutkan denga kesan dan pesan. Satu persatu perwakilan wilayah B2W Jateng-DIY maju menyampaikan kesan-kesannya. Selesai kesan dan pesan maka acara-pun dinyatakan usai. Kami-pun segera mengemasi barang-barang kami untuk dibawa pulang. Pukul 12.00 WIB satu persatu peserta temu korwil berpamitan menuju ke daerah tempat tinggal masing-masing. Beberapa diantaranya pulang secara gowes yaitu om Gipsypemalang yang gowes ke Pemalang via Semarang, trio federalis jogja (om Supri, om Bagus, dan om Radith) gowes Jepara-Demak-Purwodadi-Boyolali-Jogja, tante Nana dan tante Rans gowes dengan tujuan Semarang, tante Cipluk dengan gowes trayek Jepara-Kudus dan saya sendiri yang rencananya gowes Jepara-Semarang kemudian dilanjutkan dengan bus Semarang-Ambarawa.
Jam 13.00 WIB saya dan trio federalis jogja mulai start gowes dari Jepara dengan dipandu tante Ningrum dan tante Cipluk. Belum lagi keluar dari kota Jepara tante Ningrum (yang memang domisili Jepara) harus berpisah dengan rombongan karena sudah sampai finish (rumah). Tinggalah kami berlima meneruskan perjalanan. Sampai di gapura batas kota Jepara kami berhenti sesaat untuk mengumpulkan napas dan berfoto ria. Lima belas menit kemudian kami berlima kembali terengah-engah di atas sepeda. Tak berselang lama tante Cipluk menyempal dari rombongan karena harus mengambil arah yang berbeda dengan saya dan trio federalis jogja. Selanjutnya tinggal saya dan trio federalis jogja yang terus melaju diatas sepeda. Saya yang hanya menunggang seli 20” dan biasa gowes santai (dibawah 20 km/jam) sungguh harus pontang-panting mengimbangi laju tiga sepeda federal 26” yang digenjot dengan kecepatan rata-rata 30 km/jam.
Jam 15.00 WIB kami berempat kembali rehat di sebuah SPBU di wilayah Kabupaten Demak guna mengumpulkan tenaga, sekaligus sholat Ashar. Tak sampai tiga puluh menit kemudian, kamipun kembali melanjutkan perjalanan hingga jalan lingkar selatan Kota Demak. Di sini saya berpisah jalan dengan tiga pendekar federal Jogja yang belok kiri menuju Jogja via Purwodadi, sementara saya mengambil jalan lurus ke Kota Demak.
Sampai di pusat Kota Demak jam telah menunjuk pukul 16.30, sementara saya sudah janji ke isteri untuk pulang tidak terlalu malam karena mau ngerayain Ultahnya Kakak yang hari itu tepat berusia 8 tahun. Maka demi menghemat waktu saya-pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dengan bus menuju terminal terboyo Semarang. Dari Terminal Terboyo Semarang, saya nyambung dengan bus lagi menuju Ambarawa. Semarang-Ambarawa yang mustinya hanya membutuhkan waktu 1,5 jam molor menjadi 2 jam karena bus yang saya tumpangi sempat mogok selama 30 menit. Akhirnya tepat jam 19.00 saya tiba di rumah dengan selamat, namun si anak lanang yang berulang tahun rupanya sudah kecapekan nunggu hingga tertidur... (maaf ya kak..)
Akhirul kalam. Terimakasih untuk temen-temen B2W Jepara atas penyambutannya yang luar biasa.
Sumber foto dari : FB om Dapit glori glori
Tag: Umum , b2w , korwil jateng DIY , jepara



605.90
30.00
