Gerald
SECUIL PESAN DARI WARGA DJAKARTA
Idul Fitri tinggal beberapa hari lagi.....dan ritual mudik bagi warga daerah yang tinggal di Djakarta dan di kota–kota besar siap di mulai H-7.
Segala persiapan pun sudah di siapkan dari jauh-jauh hari...dari urusan beli Tiket sampai yang sekecil kecil nya, termasuk oleh-oleh yang akan di bagikan ke sanak saudara di kampung halaman.
Di balik tradisi mudik yang dilakukan oleh masyarakat tiap tahun nya menyisakan sebuah masalah juga tiap tahun nya bagi pemerintah kota Djakarta khusus nya
Yup...sudah menjadi tradisi sebagian masyarakat yang kembali ke Djakarta dari kampung halaman nya membawa saudara nya yang belum tentu mempunyai keahlian untuk mengadu nasib di Ibu Kota kita tercinta “DJAKARTA”
Djakarta..... Ya macet, banjir, rusuh, padet, & kumuh ...Semua yang anda mau ada di Djakarta...iyalah namanya juga Ibukota yang mempunyai sejuta pelet/sihir untuk memikat warga pedesaan yang rela meninggalkan sawahnya di kampung untuk mengadu nasib di Djakarta....alih-alih karena kurang nya lapangan pekerjaan di desa...mereka siap melakukan pekerjaan apapun di Djakarta ...yang penting HALAL walaupun jadi PRT atau buruh pabrik atau... (paling pahit) kuli bangunan pun juga oke....hmmm,sungguh miris mendengarnya.
Ya memang seperti itulah potret buram dari pemerintah kita sekarang ini karena kurang nya pemerataan pembangunan di daerah.
Warga Jakarta tidak sepenuh nya menyalahkan warga daerah untuk mengadu nasib di Jakarta....tapi perlu diketahui “urbanisasi yang tidak merata mengakibatkan beban untuk sebuah kota khususnya kota Djakarta”
Urbanisasi yang tidak merata mengakibatkan kesemrawutan sebuah kota....Pengangguran tinggi....angka kriminal juga tinggi.... kemacetan dimana-mana ...hmmm...& masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan disini satu persatu
SECUIL PESAN DARI WARGA DJAKARTA:
Jangan bawa sanak saudara anda ke Ibukota Djakarta jika tidak memiliki skill & keahlian apapun yang mumpuni.
Alangkah baiknya seseorang yang ingin mengadu nasib di Djakarta mempunyai bekal keahlian untuk bekerja agar tidak menjadi beban bagi kota Jakarta
Dan nanti pun jika mereka sudah sukses di Djakarta bisa membawa ilmunya ke kampung halaman nya dan syukur-syukur bisa membangun desanya untuk lebih maju dan bermartabat
(kebanyakan nih yang sudah sukses ogah balik kekampung halaman nya alias...betah
)
Ayo kita gerakan lagi program KELUARGA BERENCANA untuk menekan populasi umat di negri kita tercinta ini INDONESIA
Alangkah baiknya pula kampanye bersepeda juga di ikuti kampanye program KELUARGA BERENCANA/KB ....menekan polusi dan ikut juga menekan populasi adalah 2 cara yang mulia untuk kita gaungkan...
Sudahkah anda bersepeda?
Sudahkah anda ikut program Keluarga Berencana?
Salam dari kami,
WARGA DJAKARTA
sumber gambar:http://mysepiaworld.files.wordpress.com/2011/07/mudik-kampung.jpg?w=300&a
mp;h=198
Tag: Umum





54.90
55.90
