Kang Coe

XTR +48 rating

Sepedaku . . . Hidupku
 Kang Coe06 Desember 2011, 14:5939 komentar di Kategori: Umum

Sungguh tidak terbayang orang seperti saya diusia menjelang setengah abad bisa kecanduan sepeda , sekarang sehari saja tidak bersepeda sepertinya ada yang kurang lengkap ada yang kurang nyaman dan asyik di badan dan pikiran,  seperti malam tak berbintang,  seperti makan tanpa kerupuk ha ha ha. Padahal saya dulunya bersepeda adalah sebagai sarana pemburu hadiah di setiap acara funbike yang kala itu ditahun 90 an hampir setiap minggu selalu ada di kotaku Bandung tercinta . . .

Kegiatan saya bersepeda saat itu hanya terbatas disetiap hari minggu saja berfun bike ria,  sementara kekantor atau ketempat lain selelu memakai kendaraan bermotor, angkot atau bawa mobil/motor sendiri. Seiring dengan berjalannya waktu Anak bertambah besar kebutuhan ekonomi pun terus meningkat, dan entah kapan dimulainya bersepeda saat itu mempunyai perubahan dan tujuan lain, yaitu untuk menghemat pengeluaran,  saat itu jika saya naik angkot ketempat kerja saya harus 3 kali naik, jurusan elang Melong Asih, Cijerah Sederhana dan Lintas  Husein, yang setiap harinya menghabiskan biaya  Rp. 10.000 sampai dengan  Rp.12,000 , jadi lumayan lah biaya sebesar itu bisa dialihkan buat biaya makan siang saya di kantor. . . he he he

Perjalanan bersepeda saya kembali mengalami perubahan fungsi, dan itu terjadi sekitar tahun 2005 an, awal mulanya saat saya “ngebengkel” untuk membetulkan sepeda yang saat itu mengalami kerusakan, sang montir ternyata adalah pesepeda juga, dan dari seringnya saya mampir di bengkel saya jadi tahu, ternyata beliau adalah seorang pembalap Sepeda XC dan juga sering mengadakan turing-turing jarak jauh. Dan dari cerita pengalaman beliau lah saat itu terbesit keinginan untuk mencoba bersepeda diluar kebiasaan yang hanya bersepeda kekantor dan berfunbike ria.

Saat pertama kali ikutan beliau bersepeda saya masih ingat saat itu saya diajak ke Bengkok 1, saya yang saat itu merasa lebih kuat dan lebih muda dari beliau disepanjang jalan selalu berusaha mendahului beliau, tidak pake ukuran atau perkiraan yang penting ngebut, full power ! … dan alhasil baru setengah perjalanan saya sudah kehabisan tenaga, dan disisa 3 tanjakan terakhir saya hanya bisa ber TTB, dan diledek beliau yang terus gowes sampai tanjakan terakhir . . .

Pengalaman itu tidak membuat saya kapok, malah justru sebaliknya, hampir disetiap minggu trek Bengkok 1 dijadikan trek wajib oleh saya, dan akhirnya beberapa bulan kemudian saya sudah bisa lulus menamatkan Bengkok 1, dan di susul dengan rute-rute tanjakan lainnya satu-persatu dicoba dan berhasil menamatkannya, Bengkok 2, Bengkok Zero, Punclut, Cihanjuang dll. Dan sejak itu jalan-jalan nanjak menjadi track wajib bagi saya, pokonya ngga nanjak ngga rame !!!

Seiring perjalanan waktu kegiatan bersepeda saya semakin menjadi-jadi, apa lagi setelah bertemu dengan komunitas-komunitas sepeda lainnya, banyak daerah-daerah yang saya jelajahi namun semuanya masih beronroad ria meskipun sepeda yang saya pake saat itu adalah sepeda MTB rigid bermerk Fujiwara (temen-temen spedahan menjuluki sepeda saya ini sebagai sepeda gelandangan karena frame dan komponennya yang standard dan murahan). Dan dengan Sepeda ini saya menjelajahi tempat-tempat yang lumayan jauh; Keselatan Gn Puntang, Pangalengan, Ciwidey, Kawah Putih, sampai Pangandaran Ke Barat ; Garut,  Sumedang sampai Cirebon, ke Utara Tangkuban Perahu, dan Subang, ke Barat Cianjur, Sukabumi, sampai Pelabuhan Ratu . . . itu lah tempat-tempat yang pernah saya kunjungi saat itu.

Dihari-hari kerja saya sudah nyaris tidak lagi mengenal kendaraan bermotor , bahkan anak bungsu saya (sejak smester 2 kelas 8 sampai sekarang sudah ber Bike 2 school) yang bersekolah searah dengan tempat saya bekerja sudah sedikit ketularan juga, jika masuk pagi suka saya bonceng di stang meski sebenarnya dia sudah ikut jemputan angkutan Sekolah, bahkan kalo pulang sore saat masuk siang dia selalu ingin dijemput dan dibonceng dengan sepeda. Sepertinya dia punya keasyikan tersendiri kalo dibonceng sepeda, karena dia duduknya memposisikan diri di atas stang, kadang-kadang dia melepaskan pegangannya dan hanya menyandarkan kepalannya di bahu saya sambil membentangkan tangannya, atau duduk berbalik berhadapan dengan saya, dan kalo diposisi seperti ini banyak kegiatan yang kami lakukan berdua, mendengarkan dia bercerita atau berbagi makanan dan minuman yang dia beli saat pulang bahkan tidak jarang bercanda beradu tiupan mulut disaat jalan sedikit lenggang yang membuat perjalanan pulang sepertinya menjadi tidak terasa. Dan Kegiatan mengantar atau menjemput itu baru berhenti saat anak Masuk SMP di tahun 2009, selain jaraknya yang jauh dari tempat saya bekerja, kelihatannya dia sudah tidak nyaman lagi duduk di atas Stang karena badannya sudah semakin besar.

Ditahun 2006, dipertengahan tahun kalau tidak salah, kembali kegiatan bersepeda saya mengalami perubahan, kali ini kegiatan bersepeda saya menjadi lebih banyak ber XC menyusuri single-single track diseputaran Cimahi dan Cililin. Ini terjadi setelah saya bergabung dengan komunitas sepeda dari Cimahi Threeple-C.  Awal mulanya adalah saat saya pertama kali ber XC dengan komunitas tersebut ke Siweh-Curug Layung dimana saat itu saya mengalami kegiatan bersepedah yang sungguh “aneh”  tapi mengasyikan, menuyusuri jalan setapak yang basah dan becek diantara rimbunnya pepohonan, Menyebrangi sungai, menggotong-gotong sepeda, dan kegiatan lain yang tidak pernah saya temui saat ber Onroad ria. Dan Anehnya justru membuat saya ketagihan ber XC ria. Sampai sekarang !

Ber xc (bercross country) bagi saya mempunyai keasyikan tersendiri, tanpa menghilangkan kegemaran saya yang gemar jalan menanjak menjadikan bersepeda menjadi lebih puol nikmatnya, bernanjak-nanjak dahulu ... meluncur turun di single track kemudian, belum lagi udara bersih dan segar, view yang indah plus canda tawa khas goweser membuat badan dan fikiran fresshhh di keesokan harinya. Dan Kebiasaan bersepeda ke Gunung-gunung atau ketempat-tempat yang berudara segar ini pula lah yang menjadikan saya juga berhenti merokok ini yang membuat saya berhenti merokok dan saat tulisan ini dibuat genap dua tahun lebih 4 bulan saya berhenti merokok dan mudah2an bisa seterusnya . . . Aamiinnn

Lalu di tahun 2010 kegiatan bersepeda saya kembali mengalami perubahan, dan ini adalah perubahan yang tidak terpikirkan sama sekali, yaitu mengikuti berbagai lomba sepeda !  Awalnya sih dari celetukan si Bungsu yang saat itu sudah senang bersepeda juga. 

”Coba Papah sekali-kali ikutan balapan,  siapa tahu dapet juara, kan gheo sebagai anaknya jadi ikut bangga” begitu kira-kira celetukannya, dan semenjak itulah saya mulai mengikuti balapan-balapan. Balapan yang pertama kali di ikuti adalah balap Nanjak di sentul yang panityanya temen2 1PDN, balapan pertama yang cukup gila, karena minggu lomba, sabtunya gowes Bandung - Sentul !!!

Lalu balapan-balapan selanjutnya pun mulai saya ikuti mulai dari Deltamas, Tamkot, Walat, Warban, Monteng,  serta Lomba Tanjakan Pikiran rakyat. Dan Alhamdulillah dari beberapa kali lomba akhirnya tercapai juga keinginan si Bungsu Gheo yang merasa bangga ngeliat Bapaknya naik Podium. 

Kini bersepeda sudah menjadi hidup saya, bukan hanya sekedar gaya hidup, sepedah sudah menjadi alat transportasi saya ke mana-mana, sepedah sudah menjadi jembatan silaturahmi bagi saya, sepedah sudah menjadi ajang mengukir prestasi, sepeda sudah  membuat saya lebih percaya diri, meski pun sepedanya sepeda kelas gelandangan . . .

 

Tag: Umum , B2W-AquaTouch , http://www.facebook.com/KangCoe?ref=tn_tnmn

 

Yang merating Note ini:


39 Komentar
saiah jugak orang cimahi !!
Para raja tanjakan 1PDN wwiiihh...
" membuat saya lebih percaya diri, meski pun sepedanya sepeda kelas gelandangan . . ." TAPI DENGKULNYA DONG OOM... XTR buangeettttt !!! salam hormat kang.
Hebat Mas. Salam dan salut.
@mashadi mulyo: salam gowes ateuhh . . . kang, B2W Cimahi belum ada ya ?
@endy reynaldee: Salam Hormat kembali Om . . .
@Teguh Haribianto: Mngstabs!!!

ty Om . . .
 Kang Coe• Komentar ini telah dihapus.
@Cakyoh: Para raja tanjakan 1PDN wwiiihh...

LOL
@Dame Munthe: Hebat Mas. Salam dan salut.
salam Gowes Om dr Cimohai . . . smile
@Kang Coe: @mashadi mulyo mulyo: salam gowes ateuhh . . . kang, B2W Cimahi belum ada ya ?

b2w cimahi, saat ini kita wakilkan kepada ceu rini ratu touring,namun dalam keseharian (untuk sementara ini) ceu rini minta semua aktifitas gabung dulu dengan b2w bandung,..jika kawan-2 berkenan bisa membantu ceu rini utk mengembangkan b2w cianjur,.jika ada "sesuatu" silahkan ke inbox saya, trm kasih
@om ndlahom: @haerison nurzaman Coe: @mashadi mulyo mulyo mulyo: salam gowes ateuhh . . . kang, B2W Cimahi belum ada ya ?
b2w cimahi, saat ini kita wakilkan kepada ceu rini ratu touring,namun dalam keseharian (untuk sementara ini) ceu rini minta semua aktifitas gabung dulu dengan b2w bandung,..jika kawan-2 berkenan bisa membantu ceu rini utk mengembangkan b2w cianjur,.jika ada "sesuatu" silahkan ke inbox saya, trm kasih

Owh Begitu ya Om, owkey deh, di copy . .. salam kenal n salam Gowes @om ndlahom . . . smile
Waduh, gara-gara pakai touchpad, yang asalnya mau merating xtr malah jadi menarik, hapunten KC smile
Ohhhh...kieu ningan caritana teh...salam ah ti si kasep tea ningan...hahahahaha....
@Arif Zaidan: Waduh, gara-gara pakai touchpad, yang asalnya mau merating xtr malah jadi menarik, hapunten KC

ha ha ha wiosss KAZ, da nupenting na mah Neng Selina . . . smile
@m'Bop: Ohhhh...kieu ningan caritana teh...salam ah ti si kasep tea ningan...hahahahaha....

Salam Deui ateuh Kang . . . kek kek kek
Sip....sip....sip..... markusip.... om
aduh udah dweh kalo yang nulis kakangna yg atu ini teh, teu tiasa komentar lagi dweehhh .. pokokna hebring euy !!! tos lama jadi inspirator abdi, itu sebabnya abdi berusaha "ngikut" n terjangkit virus yang sama ....
@Sapto Wibowo: Sip....sip....sip..... markusip.... om

siiipp juga Om
@Sapto Wibowo: Sip....sip....sip..... markusip.... om

siiipp juga Om
@Sarah Walangitang: aduh udah dweh kalo yang nulis kakangna yg atu ini teh, teu tiasa komentar lagi dweehhh .. pokokna hebring euy !!! tos lama jadi inspirator abdi, itu sebabnya abdi berusaha "ngikut" n terjangkit virus yang sama ....

dari sapa dulu donk belajarnya . . . kan dari Mbak Sarah juga hi hi hi . . .
@putri munggaran: hebat kang coe

terima kasih Bunda,
ala bisa karena biasa aja Bund, tapi lama-lama jadi ketagihan . . . smile
hebat om coe big grin makin standart dan jadul sepeda nya malah tambah sehat
@sopan suka bersepeda: hebat om coe makin standart dan jadul sepeda nya malah tambah sehat

ha ha ha sehatnya InsyaAllah karena sering spedaahan bukan karena jenis sepedahnya, dan sejak awal november 2011, yang rigid diistirahatkan dulu ganti yang pake shock neh . . .
Saya bangga jadi ABK (Anak Buah Kang-Coe), hehehe smile
 Kang Coe• Komentar ini telah dihapus.
@M. Agus Imam Santoso: Saya bangga jadi ABK (Anak Buah Kang-Coe), hehehe

Ups ada ABK juga di sini smile
pa kabarnya Mas Suga . . .
long time not see neh ....
klo ane dan temen2 biasa nanjak di medan oprod om big grin
 Kang Coe• Komentar ini telah dihapus.
@Irdy Distrianto: hebat om....

smile
@GIPSYPEMALANG: klo ane dan temen2 biasa nanjak di medan oprod om

wuihhhh mantabss dan menantang kayanya ya . . .
sepedaku..selingkuhanku
@Dedy Fitri Damhudi: sepedaku..selingkuhanku

ha haha . . . bisa juga ya, soale kalo beli part n ngajak jalan-jalan suka ngga bilang istri . . . hi hi hi
@Abi Karyanto: mantabbb polll

smile
ini om yg ikutan di JPG race Tako 2 kemaren yah? balapannya pake rigid. salut om!!!
Lakukan Login untuk memberikan komentar.

 

Note terkait:

B2W-AquaTouch - Menanjak Bukan Lagi Sebuah Momok.-
30 November 2011, 16:57
Sepeda Sepanjang Masa
29 November 2011, 08:32
Bukan “Cuma” Bersepeda
28 November 2011, 14:56