Ary Prabowo

Menarik +39 rating

Setitik Noda CFD HUT Bhayangkara 64
 Ary Prabowo08 Juli 2010, 09:1726 komentar di Kategori: Umum

Peringatan HUT Bhayangkara tahun ini serasa berbeda dan berkesan menurut penulis. Ditengah isu global yang menerpa wajah kepolisian kita, suatu langkah bijak ditempuh. Merayakan hari jadi bersama masyarakat dari semua kalangan dengan tajuk Bhayangkara Fun Bike 2010.

 

Minggu 4 Juli 2010 merupakan puncak acara peringatan Hari Bhayangkara yang diperingati oleh Kepolisian RI. Acara yang memang ditujukan untuk semua lapisan masyarakat ini bisa terbilang sukses besar dari segi peserta. Bahkan sebuah rekor tercipta, 247.000 gowesser ikut serta dari seluruh penjuru tanah air. 

 

Di Jakarta sendiri, yang penulis ikuti, puncak acara diadakan di Monumen Nasional Jakarta Pusat. Sejak pagi, rombongan gowesser dari berbagai penjurun Kota Jakarta dan sekitarnya berbondong-bondong menuju monas. Sekitar jam 7 pagi, nampak 31.000 Gowesser menjejali silang monas yang.

 

Disana terlihat jelas bagaimana interaksi aparat kepolisian dengan masyarakat. Semua damai. Semua rukun. Semua terlihat harmonis. Inilah yang seharusnya terjadi. Sebagaimana slogan yang kepolisian dengungkan selama ini. Polisi adalah Pengayom masyarakat.

 

 

Namun, dibalik itu semua ada "sedikit" catatan yang penulis lihat dilapangan baik itu yang dilakukan oleh gowesser dan pihak kepolisian dan masyarakat umum, khusunya Jakarta

 

Pertama : Dengan doorprize yang mencengangkan, sebuah mobil, masyarakat dibuat tersihir. Terbukti puluhan ribu mengikuti Bhyangkara Fun Bike ini dan salah satunya penulis. *sapayangnggakmaumobil* . Dengan "pancingan" mobil dan doorprize lainnya, esensi dari fun bike itu sendiri serasa hilang. 

 

Kedua : Puluhan ribu Gowesser memang tidak semuanya nurut aturan. Ini sebuah catatang kecil untuk semua gowesser termasuk penulis sendiri. Di perjalanan, banyak dari gowesser yang nggak ngikutin jalur yang sudah ditetapkan oleh panitia. Ada lapak, mampir bentar dan akhirnya lain pun ikutan akibatnya jalanan menjadi ruwet. *isikepalabedabeda,susahngaturnya

 

Ketiga : Ketika penulis pulang dari monas, sekitar jam setengah sebelasan ada sebuah motor Yamaha Scorpio melintas di jalur busway. Ternyata pengendara sepeda motor itu adalah aparat kepolisian sendiri dengan kendaraan pribadi bukan kendaraan dinasnya. Sempat aparat yang mengendarai motor itu diberhentikan oleh polisi lainyya yang sedang mengatur lalu lintas di perempatan bank Indonesia. Namun, entah apa yang dibicarakan, pengendara motor itu langsung tancap gas.  Hal ini harusnya tidak terjadi bila aparat polisi itu memang taat peraturan. Bagaimana masyarakat mau taat jika aparatnya masih ada yang bertindak seperti itu.

 

Keempat : Sesampainya penulis di Bundaran Semanggi, didepan penulis melintas sebuah mobil kijang warna coklat muda yang turun dari jalan Gatot Subroto. Mobil ini melaju dengan kencang dan seakan tak peduli sedang diberlakukan Car free Day. Setelah itu melintas juga dua aparat polisi dengan kendaraan putihnya yang berusaha mengejar Mobil itu. Namun, kedua polisi itu berhasil menilang mobil itu atau tidak, penulis kurang tau. Masyarakat umum seharusnya lebih menghargai hak-hak kaum pesepeda karena sampai saat ini pemerintah DKI Jakarta tidak berkenan untuk membangun jalur khusus Bersepeda.

 

Sedikit ini catatan noda yang penulis dapati ketika mengikuti Bhayangkara Fun Bike. Tulisan ini tidak untuk menghakimi, tetapi marilah kita sadar akan hak dan tanggung jawab kita semua.

 

Keep Gowess.

 

Tag: Umum , Bhayangkara Fun Bike

 

Yang merating Note ini:


26 Komentar
nila setitik rusak susu sebelanga ,om. big grin
iya Omm, nuntut perfect sih nggak. Tapi kok ya ada aja ulah yang merusak citra car free day...
semoga masyarakat (dan aparat) saling mengerti & saling berbagi... big grin
Nice notes om Ary. Tapi untuk catatan pertama bisa dimaklumi karena Polri ingin memecahkan rekor jumlah peserta fun bike MURI big grin
Om Zuki : Semoga masyarakat dan aparat bisa berdampingan selalu.

Om Delly : Cuma karena ingin rekor aja donk. Kalo target itu terpenuhi, semua sudah cukup. tak ada perbaikan kedepannya...
wah, 247.000 peserta? Ngalahin USM STAN dong yang cuma 133.000
susah ngomong deh kalo udah baca note beginian.. setuju sama oom ary untuk tidak menghakimi dan memulai mindset positive dari diri sendiri dulu.. smile
polisi dalam pikiran saya, dari dulu ya... begitu2 aja. ga ada perubahan.., walopun sudah menyatakan dan berusaha untuk berubah..
Semoga ke depannya bisa lebih baik lagi dan kita semua sadar akan pentingnya saling menghargai kepada sesama pengguna jalan
mau kasih rating, tapi gk bisa2, perubahan perlu waktu, marilah kita bedoa, semoga 2010 ini yang beralih dari kendaraan bermotor ke goweesssss semakin bertambah, amien....
Omm Yudhi : Peserta USM STAN mah kalah jauuuuhhh,,,hahaha

Tante Ajeng : Memang tidak bisa menghakimi, tapi mari kita bersama-sama berubah demi kebaikan.

Omm Ipul : Kalo aja sikap aparat seperti ketika HUT Bhayangkara, pasti aman dan damai.
Omm Heru : Semoga aja semua bsa saling menghargai. Dimulai dari kita yuuk.

Omm Fian : Amin Om fian, semoga semua sadar akan efek lebih yang ditimbulkan dari gooweesss
repot juga sih pak...orang pemimpinnya aja udah kayak gitu....sekarang semua udah pada semau gue.
Berlomba untuk ngasih liyat kekuasaan dan hanya ingin didengar.
Bentuk leadership yang keliru.
Pasti mereka lupa bentuk pelajaran:
1. Ing ngarso sung tulodo
2. Ing madyo mangun karso
3. Tut wuri handayani.
Ary> hehe... harusnya dikondisikan seperti itu terus... ULTAH terus! pasti aman kan?
mubazir banget ya..nice note om!
Om Talib : Kalo kemaren BHD ikutan pasti tambah seru. *ikutangasih???

Om Afan : Semoga aja nggak cuma untuk mengalihkan kasus-kasus yang ada saat ini aja...

Om Ipul : Ultah terus berapa duit negara dihabiskan itu om??? hehehe

Om Denny : Maksih... notenya semoga bermanfaat...
Catatannya bagus om, yang penting secara keseluruhan acaranya sukses ya.
catatan bagus Om . Saya jg punya pengalama CFD bulan juni waktu itu ada acara POLIGON kita dapat bonus nonton balap sepeda dan balap motor dam mobil mewah OM .
Semoga menjadi catatan dan bisa lebih baik di masa mendatang.
Atau, idealisme car free day malah akan punah ???
Masyarakat yang mencetuskan, tapi pemerintah lah yang menentukan.
Tak menyangka tulisan ini akan mendapat apresiasi begitu tinggi dari gowesser semua. Terima kasih banyak...
setuju om Ary, kita mulai kesadaran dari kita sendiri untuk kehidupan yang lebih baik,bersih, bugar, bersilaturahmi, dan bersahaja. TRUST ME IT'S BIKE smile
yang buruk jangan ditiru, itu oknum polisi yang ga sekolah kali ya.....(masuk jalur busway)...
no koment........................
yaaa... gitu deh
event tersebut kt nya green, tp pas pembukaan, seli polisi nya turun dr heli. heli nya emg gak pk bbm yah.....!
 kevin jack• Komentar ini telah dihapus.
kesadaran dari diri sendiri sangat lah perlu..
Mulai dari kita..Sekarang..!!!
Kita harus mulai memandang masa depan bangsa ini yang masih jauh dari kesadaran,,disiplin,,dan tertib.. dan kita harus menentukan..akan jadi apa Bangsa ini di mulai dari diri kita..!!
keep gowesss all..
god bless..
Lakukan Login untuk memberikan komentar.